Ketika Mata Melihat Tapi Kata Hati Buta


Ray adalah seorang yang menjadi buta karena sebuah kecelakaan. Sejak ia menjadi buta, ia merasa terasing dari lingkungannya. Ia merasa tidak ada seorang pun yang memperhatikan atau menyayanginya. Hingga kemudian hadirlah Lyla dalam hidupnya. Lyla sangat sayang dan perhatian pada Ray. Ia tidak pernah mempermasalahkan kebutaan Ray. Sebagai suatu kekurangan yang berarti ia sungguh-sungguh mencintai Ray dengan tulus…

Suatu hari berkatalah Ray kepada Lyla..
Ray : Lyla…mengapa kamu begitu menyayangiku…?
Lyla: hmmm….entahlah, aku tidak pernah tahu alasan mengapa aku begitu menyayangimu, yang aku tahu aku benar-benar tulus menyayangimu
Ray : (tersenyum) tapi aku kan buta, apa yg bisa aku perbuat untukmu..? apa yg bisa aku berikan buatmu..?
Lyla: Ray….aku tidak mengharap apapun darimu. Buatku, kamu bisa ceria setiap hari dan menyayangiku dengan tulus itu sudah cukup. Aku senang ketika kau merasa senang.
Ray: (terharu) belum pernah ada orang yang begitu menyayangi aku yang buta seperti ini.
Lyla : (menggenggam tangan Ray sambil tersenyum)
Ray : Lyla..kalo sampai suatu saat nanti aku bisa melihat lagi, aku pasti akan menikahimu, karena hanya kamu satu-satunya orang yang dengan
tulus menyayangiku.
Lyla : benarkah..?
Ray : iya…aku janji, kalau suatu saat nanti aku bisa melihat, pasti aku akan menikahimu.
Lyla : (terharu) terima kasih Ray…, aku sangat menyayangimu.
Ray : (tersenyum) ya… aku tahu itu, aku juga sangat menyayangimu Lyla.

Singkat cerita…. Ray melakukan operasi cangkok mata dan berhasil, ia mampu melihat lagi. Ia pun tidak sabar untuk segera menemui Lyla. Pergilah ia mencari Lyla…. sampai ia berhasil menemukannya. Namun… alangkah terkejutnya ia mengetahui bahwa ternyata Lyla adalah seorang gadis buta. Ia tidak bisa menerimanya. Ia pun menolak Lyla. Ia lupa akan semua janjinya…
Lyla : Ray… bukankah kamu sudah berjanji akan menikah denganku?
Ray : ummm….(bimbang) ya memang aku pernah berkata begitu, tapi tidak dengan keadaanmu yang seperti ini.
Lyla : Bagaimana mungkin kamu mengingkari janjimu sendiri..? bukankah kau bilang hanya aku satu-satunya orang yang menyayangimu..?
Ray : Maaf Lyla, tapi aku tidak bisa menikah dengan gadis buta. maaf… Ray pun pergi meninggalkan Lyla..

Lyla yang kecewa dan merasa dikhianati, iapun memilih untuk bunuh diri akhirnya meninggal. Saat ia ditemukan meninggal…. ada sepucuk surat disakunya. “Dear Ray… Memang tidak banyak yang bisa aku berikan padamu, tidak banyak yang bisa aku lakukan untukmu. Namun…aku sungguh-sungguh tulus menyayangimu. Semoga kedua mataku itu bisa berguna bagimu…bisa membawakan terang dan keceriaan dalam hidupmu kembali.”………….

Kadang kala kita tidak boleh melihat sesuatu hanya dengan mata, melainkan juga dengan hati. Mata itu bisa menipu..namun hati tidak.. kata hati selalu merupakan kejujuran terdalam dalam hidup kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: