Firefox 2 Rentan Serangan Online


Konsultan sekuriti Denmark Secunia menerbitkan peringatan penting kepada para pengguna browser gratis Firefox 2. Secunia menemukan, Firefox 2 mengandung sejumlah celah sekuriti.

Kelemahan-kelemahan itu dapat dimanfaatkan penjahat mengendalikan total komputer korban dari jarak jauh dan bahkan mematikan komputer itu. Produsen Firefox, yaitu Mozilla Foundation, belum berkomentar mengenai temuan Secunia.

Namun, Secunia memperingatkan, celah keamanan pada Firefox 2 memendam risiko besar karena Firefox 2 adalah salah satu browser paling populer di dunia. Mozilla dinilai enggan berkomentar mengenai temuan Secunia itu karena Firefox 2 memang browser lama.

Pada pertengahan Juni, Mozilla sudah merilis browser pengganti Firefox 2, yaitu Firefox 3, yang juga dapat di-download gratis. Mozilla memaparkan, Firefox 3 memiliki sekuriti lebih kuat daripada Firefox 2.

Sistem pertahanan Firefox 3, antara lain perlindungan dari malware (program jahat) dan phishing (penipuan online). Di samping itu, Firefox 3 juga diklaim memiliki kecepatan dua hingga tiga kali lebih tinggi daripada Firefox 2 dan lebih hemat memori ketika berjalan.

“Kami benar-benar bangga terhadap Firefox 3. Browser tersebut adalah buah kerja sama komunitas global,” ujar Chief Executive Officer Mozilla Foundation John Lilly. Keluarga Firefox merupakan browser yang bersifat open source. Artinya, browser itu bebas dimodifikasi dan dikembangkan oleh siapa pun.

Kelemahan-kelemahan sekuriti pada Firefox harus segera diperbaiki karena bisa berakibat fatal. Sebab, para pengguna internet merasa bahwa Firefox adalah browser paling aman sehingga kewaspadaan mereka ketika online menjadi turun. Survei Swiss Federal Institute of Technology mengungkap, sebagian besar pengguna internet menganggap Firefox sebagai browser paling aman dan 16,7 persen pengguna Firefox masih menggunakan browser versi lama.

Browser paling aman kedua menurut para responden survei Swiss Federal Institute of Technology adalah Safari produksi Apple Inc. Adapun ketiga adalah Opera produksi Opera Software ASA dan keempat adalah Internet Explorer produksi Microsoft Corp.

Swiss Federal Institute of Technology memperkirakan, Internet Explorer digunakan 1,1 miliar orang, Firefox digunakan 227 juta orang, Safari digunakan 48 juta orang, dan Opera digunakan 11 juta orang. (www.okezone.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: