Tanya Jawab Seputar Alkitab


Pertanyaan: Mengapa Alkitab umat Katolik terdiri dari 73 kitab sedangkan Alkitab umat Protestan terdiri dari 66 kitab?
Jawaban: Gereja Katolik melandaskan Perjanjian Lama pada Kanon Alexandria – lebih dari satu abad sebelum kelahiran Yesus Kristus – yang menetapkan 43 kitab yang disebut Septuagint sebagai kitab-kitab Perjanjian Lama. Protestan melandaskan Perjanjian Lama pada Kanon Palestina yang diadakan oleh imam-imam Yahudi untuk memerangi umat Kristen, sekitar tahun 100 Masehi. Perlu dicatat bahwa baik Yesus maupun para murid-muridNya menggunakan Septuagint yaitu berdasarkan Kanon Alexandria. Tidakkah anda sebagai umat Kristen, mestinya memakai Kitab Perjanjian Lama yang dipergunakan oleh Yesus dan para murid-muridNya, dan bukan malahan menggunakan versi Perjanjian Lama yang ditetapkan oleh para imam Yahudi yang ditetapkan puluhan tahun setelah wafat dan kebangkitan Yesus?

Pertanyaan: Benarkah bahwa Gereja Katolik pernah melarang umat Kristen untuk membaca Alkitab dan apakah benar bahwa atas berkat jasa Martin Luther maka umat Katolik sekarang boleh membaca Alkitab?
Jawaban: Satu-satunya kejadian dalam sejarah Gereja menyangkut larangan kaum awam membaca/memiliki Alkitab dikeluarkan hanya oleh beberapa uskup di Perancis pada abad ke-13 untuk memerangi kaum bidaah Albigensian di Perancis. Larangan itu dihapuskan 40 tahun kemudian setelah pupusnya pendukung bidaah tersebut. Jadi wewenang Gereja Katolik tidak pernah mengeluarkan larangan kepada umat Katolik untuk membaca Alkitab. Apalagi anggapan bahwa Martin Luther memiliki jasa apapun atas Gereja Katolik. Ada dongeng yang mengisahkan bahwa Martin Luther-lah yang “menemukan” Alkitab. Tapi kalau anda membaca buku-buku sejarah gereja yang berbobot, maka anda akan menemukan bahwa justru Martin Luther-lah yang bertanggung jawab menghapuskan kitab-kitab Deuterokanonika dari Perjanjian Lama, dan bahkan nyaris menghapuskan lebih banyak lagi kitab-kitab dari dalam Alkitab.

Pertanyaan: Benarkah bahwa Gereja Katolik mempersulit umat Kristen untuk membaca Alkitab dengan hanya menyediakan terjemahan dalam bahasa Latin?
Jawaban: Pada waktu itu, orang yang mampu membaca, juga mampu membaca Latin. Karena Latin adalah bahasa internasional pada jaman itu. Lebih jauh lagi, Vulgata, versi Latin dari Alkitab hasil karya Santo Yeremia amat digemari oleh umat Kristen. Jadi tidak ada kebutuhan yang mendesak untuk menyediakan Alkitab dalam berbagai bahasa. Namun demikian ada juga terjemahan Kitab Suci dalam bahasa-bahasa setempat.

Pertanyaan: Benarkah bahwa Gereja Katolik pernah membakar Alkitab?
Jawaban: Selama berabad-abad Gereja dilanda oleh berbagai bidaah (heresy). Para pendukung bidaah menggunakan Alkitab yang sudah diselewengkan isinya untuk mendukung doktrin-doktrin mereka sendiri. Gereja Katolik sebagai penjaga keaslian Alkitab juga berhak dan berwibawa untuk memastikan bahwa umat Kristen memiliki Alkitab yang isinya tidak dikorupsi demi kepentingan sekelompok orang. Oleh karena itu otoritas Gereja Katolik memusnahkan alkitab-alkitab yang isinya mengandung kesalahan ini dan sebagai gantinya menyediakan Alkitab yang murni isinya. Martin Luther bukan satu-satunya orang yang pernah mengubah isi Alkitab.

Pertanyaan: Jika penggunaan Alkitab meluas pada abad-abad pertengahan, mengapa hanya sedikit kitab-kitab kuno ini yang tertinggal?
Jawaban: Ada beberapa alasan. Pertama, ada banyak terjadi peperangan sehingga banyak manuskrip-manuskrip kuno ini ikut musnah. Kedua, media yang dipergunakan mudah rusak dan tidak tahan lama. Ketiga, pengrusakan besar-besaran yang dilakukan dengan sengaja seperti pada masa pecahnya reformasi Protestan. Kaum pendukung reformasi Protestan menghancurkan segala hal yang berbau Katolik. Gereja-gereja, biara-biara, tempat-tempat ziarah beserta penghuni dan semua isinya yang bernilai tinggi menjadi korban pergolakan.

Pertanyaan: Mengapa kitab-kitab yang ditolak dari Perjanjian Lama oleh imam-imam Yahudi itu disebut sebagai Deuterokanonika?
Jawaban: Deuterokanonika artinya kira-kira kanon kedua. Disebut demikian karena disertakan setelah melalui banyak perdebatan. Santo Yeremia sendiri pernah mengutarakan kekhawatirannya akan keaslian kitab-kitab tersebut. Akan tetapi keputusan konsili-konsili Gereja Katolik dan para Paus menghentikan perdebatan dan menghapus kekhawatiran para ahli teologi pada masa itu. Santo Agustinus dari Hippo – salah satu Bapa dan Pujangga Gereja – pernah mengatakan begini: “Aku tidak akan meletakkan imanku pada kitab Injil, jika bukan karena otoritas Gereja Katolik yang mengarahkan aku untuk berbuat demikian.” Bahwa keputusan Gereja Katolik untuk tetap mempertahankan kitab-kitab Deuterokanonika dan mengabaikan Kanon Palestina, menunjukkan bimbingan Roh Kudus yang membawa kepada segala kebenaran (Yohanes 16:13). Ketika Gulungan-gulungan Laut Mati (Dead Sea Scrolls) ditemukan di Qumran, tepi barat sungai Yordan pada abad ke-20 ini, diantaranya terdapat sebagian salinan-salinan asli dalam bahasa Ibrani atas sejumlah kitab-kitab Deuterokanonika.

Pertanyaan: Mengapa disebutkan bahwa Deuterokanonika terdiri dari tujuh kitab sedangkan dalam Alkitab bahasa Indonesia yang saya miliki ada sepuluh bagian dalam Deuterokanonika?
Jawaban: Tujuh kitab-kitab tersebut adalah Tobit, Yudit, Kebijaksanaan Salomo, Yesus bin Sirakh, Barukh, 1 Makabe dan 2 Makabe. Tambahan-tambahan pada kitab Ester dan Daniel tentunya dimasukkan kedalam kitab-kitab yang bersangkutan sedangkan Surat Nabi Yeremia dimasukkan sebagai pasal 6 dari kitab Barukh. Dalam Alkitab bahasa Indonesia terbitan Lembaga Alkitab Indonesia, kitab-kitab Deuterokanonika diletakkan ditengah, jadi tidak sesuai urutan yang semestinya. Ini untuk memudahkan penerbit yang sama menerbitkan Alkitab versi Protestan, yaitu tanpa Deuterokanonika. Jika anda membeli Alkitab dalam bahasa Inggris seperti di Amerika contohnya, kitab-kitab Deuterokanonika dimasukkan dalam urutannya yang alami. Perlu juga disebutkan disini bahwa versi-versi Alkitab Protestan pada awalnya – seperti versi asli King James Bible – masih memiliki Deuterokanonika di dalamnya.

Pertanyaan: Ada berapakah versi Alkitab dalam bahasa Inggris?
Jawaban: Dalam bahasa Inggris, ada beberapa versi Alkitab baik bagi umat Katolik maupun Protestan. Bagi umat Katolik ada versi RSVCE (Revised Standard Version Catholic Edition) yang dipakai sebagai terjemahan resmi. Ada NAB (New American Bible) yaitu yang merupakan Alkitab yang populer di kalangan umat Katolik di Amerika Serikat. Ada juga NJB (New Jerusalem Bible) yaitu Alkitab yang diterjemahkan dari bahasa Ibrani dan dipakai oleh sebagian kalangan Gereja Katolik dari ritus-ritus Timur. RSVCE adalah versi yang paling serupa dengan bahasa asli kitab suci karena merupakan terjemahan kata-demi-kata. Sedangkan NAB dan NJB serta beberapa versi lainnya merupakan terjemahan yang sudah disesuaikan dengan pemakaian bahasa Inggris pada masa kini, jadi penekanan pada segi arti dari kata-kata/kalimat yang dipakai pada bahasa asli kitab suci. Beberapa versi Alkitab Protestan, diantaranya adalah: RSV (Revised Standard Version), KJV (King James Version), NIV (New International Version), Tyndale Bible dan Zonderfan Bible. Untuk mengenalinya mudah saja, di dalamnya tidak terdapat kitab-kitab Deuterokanonika. Sebetulnya ada juga yang menyertakan kitab-kitab Deuterokanonika, yaitu yang diterbitkan oleh penerbit-penerbit sekuler seperti Oxford dan lain-lain. Namun mereka menyebut Deuterokanonika dengan sebutan Apokrif (Apocripha). Alkitab-alkitab Katolik juga memiliki Imprimatur dan Nihil-Obstat yang dapat anda temukan pada bagian muka dari Alkitab tersebut. Ini praktisnya adalah tanda bahwa buku yang bersangkutan telah diperiksa oleh Gereja Katolik, apakah itu imam ataupun uskup. Jika anda ingin memiliki Alkitab Katolik bahasa Inggris, silakan membeli salah satu versi Katolik yang telah disebutkan diatas. Alkitab NAB selalu memiliki catatan kaki yang membantu memperjelas ayat-ayat dan perikop-perikop dalam Kitab Suci. NAB study-bible terbitan Oxford juga dilengkapi dengan penjelasan-penjelasan sejarah PL dan PB. Harga Alkitab NAB bahasa Inggris bervariasi sekitar US$7 sampai US$24.

Pertanyaan: Ada sementara orang yang percaya bahwa di dalam Alkitab umat Kristiani telah terjadi salah terjemahan yang sangat fatal: yaitu kata “Lord” dalam bahasa Inggris diterjemahkan sebagai “Tuhan” dalam bahasa Indonesia, padahal kamus Inggris-Indonesia menyebutkan bahwa kata “lord” mestinya diterjemahkan sebagai “tuan”, bukan “Tuhan”. Dengan demikian hal ini mendukung teori agama mereka yang mengatakan bahwa Yesus jelas bukan Tuhan dan sekedar manusia biasa.
Jawaban: Pertama-tama perlu ditegaskan disini, bahwa Alkitab bahasa Indonesia tidaklah diterjemahkan dari Alkitab bahasa Inggris. Lihatlah pada bagian awal Alkitab dimana tertulis bahwa “Teks Perjanjian Lama diterjemahkan dari Bahasa Ibrani. Teks Perjanjian Baru diterjemahkan dari Bahasa Yunani. Teks Deuterokanonika diterjemahkan dari Bahasa Yunani”. Kedua, perlu diketahui bagi orang Indonesia yang jelas bukan native English speaker – bahwa kata “Lord” dalam Alkitab berarti “God” atau “Tuhan”. Kata “Lord” bukan hanya digunakan pada Yesus, tetapi juga pada Allah Bapa dalam ayat-ayat Perjanjian Lama.

(sumber:www.gerejakatolik.net)

28 Responses

  1. Bagi iman Kristen, Tuhan adalah pencipta langit dan bumi (Kej.1:1). jk dlm kitab sudah dikatakan demikian mengapa yesus kita sembah ??(tanda tanya dengan besar dan hitam ). Bukankah kita harus menyembah tuhan pencipta langit dan bumi, lihat perbandingan dengan agama islam (maliki yaumid din : Yang kekuasaan alam semesta(langit dan bumi). islam menyembah yang dikatakan kitab(kej.1:1). kalau begitu agama ini salah ??

  2. Matius 22:37
    Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

    kita memang untuk disuruh Yesus berfikir dengan akal dan budi bahkan jiwa(Iman) untuk mengakui bahwa Allah itu Tuhanku ? mari pembaca untuk berfikir yang dikatakan yesus dalam matius 22:37 ditegaskan pula dengan

    Markus 12:30
    “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan se­genap hatimu dan dengan segenap ji­wamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.” satu lagi dengan

    Lukas 10:27
    Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allah­mu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap ke­kuatanmu dan dengan segenap akal budi­mu, dan kasihilah sesamamu manusia se­perti dirimu sendiri.
    . lalu mengapa yesus lah agama kristen sembah (bahkan yesus sendiri yang menjawab kemudian ditegaskan bahwa Tuhan itu adalah pencipta langit dan bumi(kej1:1) kita bandingkan dengan agama islam yang benar-benar konsisten bahwa yang disembah. tolong jawab pertanyaan ku ini please agama umat kristen bahwa umat kristen benar benar perfikir dengan iman untuk mengakui siapa Tuhan yang umat kristen sembah apakah Yesus atau Tuhan pencipta alam semesta?(faridku@nusaindahku.every1.net)

  3. Sebelumnya makasih buat kesediaan sdr. Faridku Jhoni Christian yang telah mengisi comment di blog saya ini.
    Apa yang tertulis di Luk 10:27 memang benar apa adanya, bahkan menimbulkan kerancuan bagi sebahagian orang. Tapi ada baiknya dalam mencerna isi dari Alkitab jangan sepenggal-sepenggal. Hal ini yang menyebabkan kerancuan.
    Untuk masalah siapa yang (harus) kita sembah Yesus atau Tuhan Pencipta alam, menurut saya kita harus menyembah Tuhan Allah. Bukankah Yesus sendiri lahir dari Dia (Tuhan Allah) dan Yesus sendiri diutus ke dunia untuk mewartakan Kerajaan Allah.
    Satu nas Alkitab yang sangat mendukung ini adalah “Tidak ada yang dapat sampai kepada Bapa kalau tidak melalui Aku (Yesus).” Maaf saya jarang membaca Alkitab jadi saya tidak tahu dari Injil mana nas Alkibat tersebut diambil. Jadi dalam berdoa, umat Kristen (umumnya Katolik) diakhir doa selalu (sering) mengucapkan “…..melalui Anak-Mu Yesus Kristus kami berdoa dan mengucap syukur. Amin”
    Jelas ini sebagai perwujudan kepercayaan kepada Yesus sebagai perantara kepada Tuhan Allah (Bapa).
    Terima kasih. Atau masih ada teman-teman lain yang ingin menambah komentar (jawaban saya) sehingga dapat membantu sdr John dalam kebingungannya.

  4. Sdr. Faridku Jhoni Christian , ch3n, Lamdor Sihaloho.
    Untuk tanya jawab di atas kami undang sdr mengunjungi alamat weblog Murid ( klik murid di atas )
    Salam .

  5. Buat sdr. Faridku jhoni kristian, dlm alkitab perjanjian baru, d.tekankan oleh Tuhan yesus dalam firmannya bahwa kita harus bertumbuh dalam gereja lokal d.mana kt ini domba yg hrs d.gembalakan oleh satu gembala bkn berganti2. (bayangkan bila ternak digembalakan oleh berganti-ganti orang).Untuk membuat iman lebih tumbuh dgn akar yg kokoh..dan sdr ku tak perlu kita banding2kan kristen dgn agama lain, karna kristen bukanlah agama.(agama: usaha manusia untuk mencari keselamatan), tp kristen adalah keselamatan itu sendiri. (coba sdr nyanyikan lagu BUKAN DENGAN BARANG FANA)..Yang lebih istimewa lg jika agama lain Manusia yg mencari Tuhan, tapi kristen TUHANlah yang mencari kita karna kitalah yg percaya pada yesus adalah umat pilihan NYA..

  6. Untuk individu Farid,

    Persis dengan apa yang dikatakan oleh saudara saya (Mrht Silalahi), bahwa : Tuhan Yesus selama hidupnya TIDAK berjuang membentuk agama, namun hanya mengabarkan KABAR BAIK bahwa “Tuhan (baca : Pencipta Alam Semesta) telah menunaikan JANJI PENGAMPUNAN-nya yang telah dijanjikan sejak Adam&Hawa lari bersembunyi sampai NABI – NABI terdahulu, JANJI itu digenapi Tuhan Pencipta Alam Semesta melalui sosok daging ANAK MANUSIA (baca Yesus Kristus), sesungguhnya mereka adalah satu, Kenapa ?? Karena keatas-Nya lah (baca : Yesus) Allah berkenan (baca : Tuhan Pencipta).

    Perhatikan analogi berikut :
    Pada mulanya adalah FIRMAN. FIRMAN itu bersama ALLAH, lalu FIRMAN itu menjadi DAGING (dalam sosok Yesus Kristus), dan kemudian melahirkan/meninggalkan ROH (baca Roh Kudus) di dunia setelah Yesus naik ke sorga. Itulah tritunggal (Firman/Allah, Yesus Kristus, Roh Kudus).

  7. kristen mah TAIK!!!!!!!!

    mana ayat yang bilang kalau :
    “Maria nyembah yesus”

    katanya Tuhan………..

    what a stupid religion………
    very fucking stupid!!!!!

  8. kata-kata semacam ini hanya keluar dari mulut seorang KAFIR!!!
    agama/kepercayaan apapun di muka bumi ini tidak ada yang mengajarkan untuk mengeluarkan kata-kata BEJAT seperti ini.
    kata-kata yang keluar dari mulutmu adalah buah dari iman yang bersemayam didalam hati dan otakmu…..

  9. Salam dalam nama Yesus Kristus Tuhan kita.

    Menanggapi cacian dan makian sdr Kristen ….. kita tak perlu membela diri ataupun membela Tuhan kita, karena itulah yang dia tau, Yesus sendiri sudah diperlakukan lebih dari situ, dicaci dimaki, diludahi bahkan disalibkan, tapi apa yang di ucapkan Yesus adalah berkat ” Ampunilah dia Bapa karena dia tidak tau apa yang dia perbuat”
    waktu Yesus juga ditangkap di taman Getsemane MuridNya langsung membela Yesus dgn menghunus pedangnya memenggal Telinga Prajurit, tapi apa yang di katakan Yesus? Masukkan pedang itu kembali kedalam sarungnya, sebab barang siapa menggunakan Pedang akan binasa oleh pedang ( Matius26, ayat 52) jadi saudara-saudaraku mari kita doakan dia, kita tanyakan apa yang membuat dia berpikiran demikian agar kita bisa memberikan pencerahan.

    Tuhan memberkati

    B. Joseph Silalahi, SE, MM
    Par Pintusona

  10. Hallo A.Denri,
    Unang pola tanggapi hata sisongoni, angka jolma na so tarpissang doi. Ok. salam.

  11. Ingat kisah Saulus, orang yang paling membenci Kristus dan membunuh pengikut-pengikut-Nya malah menjadi orang yang paling giat untuk menyebarkan kabar Kerajaan Allah.

  12. seorang teman menanyakan hal ini kepada saya. dan saya bingung untuk menjawabnya. semogah bang loho bisa memecahkan pertanyaan ini.
    apakah ada di alkitab atau disebutkan cara bagaimana melakukan ibadah? apakah ada didalam alkitab kalau setiap melakukan doa melakukan atau membaca bapa,putra dan roh kudus? lantas bagaimana tuhan yesus berdoa?apakah melakukan hal yang sama? bukankan Dia tuhan? bagaimana seorang kristen melakukan doa jika dia menghadap ke salip/berbicara dengan salip bukankah itu sama dengan menyembah berhala?

  13. menanggapi perkataan raja pandua silalahi tentang hal ini “Tuhan Yesus “SELAMA HIDUPNYA” TIDAK berjuang membentuk agama, namun hanya mengabarkan…… ada kata – kata yg menarik saya “selama hidupnya” lantas mana yg bener? bukankan Tuhan kekal (tidak mati)? terus kenapa ada kata – kata selama hidupnya????? jika tuhan meninggal lantas kita menyembah siapa?????

  14. setelah membaca comment dari faridku jhoni christian, terlintas dipikiran saya dengan menggunakan logika sederhana. timbul pertanyaan tentang Tuhan jika kita menyembah Yesus lantas bagaimana proses pembuatan atau penciptaan bumi beserta isinya jika Dia terlahir setelah bumi dan isinya sudah diciptakan? jika Tuhan seluruh alam semesta menggutus anak kenapa gelar itu diberikan kepada Yesus? bukankah orang yg pertama tinggal di bumi (adam) lebih pantas dijadikan anak ?

  15. Syallom
    Apakah saudara semua dalam kebimbangan?. Apa termasuk yang punya blog ini?. Apa anda memang sudah meragukan keselamatan yang dari yesus.?
    Sayang apara lamdor jika seluruh isi blog mu ini akan menjadi ajang untuk berdebat.
    Kalau anjuran saya kepadamu apara, engkau masih muda, akupun masih muda, tapi tak salah untuk kita saling membangun, Saran saya untuk tidak menggabungkan masalah duniawi dengan masalah rohani dalam website mu ini..
    Tujuanmu baik untuk berkreativitas, membagi- bagikan ilmu yang engkau dapat, tapi ingat “AWAL YANG BAIK BELUM TENTU AKHIRNYA BAIK” ini alkitabiah, injil contohkan seperti tokoh di PL. ada SAMSON, di PB. ada YUDAS ISKARIOT dll.
    Kita sama- sama belajar, mungkin apara punya trik- trik jitu yang bisa dibagikan. Tapi kalau bs sebelumnya di cek dulu keakuratannya.. Ya contoh menyangkut masalah komputer..

    Dan buat saudaraku semua yang bimbang akan imanmu, tanyakan saja langsung pada gembala rohanimu masing2..
    Manakah yang kita pilih, orang yang MENGERTI FIRMAN, ATAU PELAKU FIRMAN……
    Salam

  16. Tambahan apara yang saya kuatirkan akan tumbuh kebimbangan, keraguan, dan hatimu terbagi untuk Yesus..
    Saat ini iblis lagi kejar target menarik umat Tuhan terutama pemuda2 kristen.. Dan akan selalu mencari ruang dan kesempatan..
    SALAM

  17. tanyak: sempat melihat film tentang Yesus. dimana film ini memuliakan amalan tentang Yesus, tetapi didalam benak saya timbul sangat mendasar. di film ini mencantumkan/memperlihatkan ajaran agama yang pada masa itu sudah ada agama yang menggunakan salip untuk melakukan ritual ibadah. samapai – sampai yesus di salip yang diamggap suci bagi mereka. timbul pertanyaan berarti ajaran melakukan ritual ibadah salip itu sudah ada dizaman Yesus, sedangkan Yesus sendiri tidak menggunakan salip untuk melakukan ritual doa kepada Tuhan seluru alam. lantas ajaran kristen ini mengikuti ajaran dari Yesus atau kah mengikuti ajaran yang sudah ada pada zaman Yesus?

  18. Syallom
    saudara robin harus siap terlebih dahulu untuk dimuridkan, pakai hatimu untuk melangkah, peka dengar suara Tuhan karena Tuhan berbicara melalui hati bukan melalui pikiran..
    Tuhan tak akan datang padamu kalau hatimu dikalahkan oleh pikiranmu..
    Salam..

  19. mengutip dari saudara cengkareng “Tuhan tak akan datang padamu kalau hatimu dikalahkan oleh pikiranmu” bukankah kita (manusia) mempunyai akal pikiran? jika tidak digunakan dengan maximal berarti menyia-nyiakan akal dan pikiran kita dong? Tuhan kan membenci orang yang menyia – nyiakan apa yang Dia kasih.bukankah dengan ilmu (pemikiran-pemikaran dari orang-orang terdahulu) kita bisa mencari tahu kebesaran Tuhan? jika hanya menggunakan perasaan (hati) saja gimana kita bisa menemukan kebesaran Tuhan?
    salam…

  20. beri alasan yang mendasar kenapa saya harus dimuritkan? jika kamu aja yang lebih tahu dari aku tentang agama tidak bisa menjawab pertanyaan2 aku. lantas apa gunanya dimuritkan? jika hasilnya saja sama.

  21. Syallom
    Maaf salah masukkan komment, saya masukkan ke “Pertemuan silahisabungan……..”, ya biasalah kurang teliti.
    Sdr robin, saya tidak pernah merasa lebih tahu agama dari pada anda, tapi yang menjadi kendala dalam diri saudaraku robin, krn sdr selalu menggunakan pikiran tapi mengeraskan hati nurani..
    Arti kata dimuridkan, untuk kita rendah hati lebih dulu, artinya mau belajar, mendengar, dan mengikutinya..
    Level dari kerohanian kita harus melewati masa dimuridkan supaya kita mencapai kedewasaan rohani..
    Saat jaman Yesus, sudah ada yahudi sbg kepercayaan masyarakat.. Bahkan Yesus sampai menerima keTuhananNya, mengikuti kepercayaan itu, Dia pergi kerumah ibadat dgn orang tua kedagingan yaitu maria dan yusuf..
    Tapi Yesus datang kedunia bukanlah untuk meniadakan hukum taurat, tapi untuk menggenapinya….
    Adakah taurat yang ditiadakan?. Pernahkah satu katapun dari Yesus yang meniadakan hukum taurat.?
    Ingat satu hal ” HIDUP TIDAK CUKUP HANYA BERBUAT BAIK SAJA, KARENA JIKA TAMPA KESELAMATAN, KESELAMATAN ITU HANYA ADA PADA YESUS, TAPI KITA HARUS MENGHASILKAN BUAH YAITU DENGAN BERBUAT BAIK..”
    Karena ibarat pokok anggur, ranting yang tidak menghasilkan buah akan di potong…
    salam

  22. saudarah Cengkareng nin ngomongi apa to? berargumen sendiri atau mau menjawab pertanyaan saya? saya binun sendiri. aku penaran kenapa Tuhan di berinama Yesus? padahal di Alkitab menyebutkan Isa putra maryam. lantas nama Yesus itu sendiri siapa yang memberi nama? terus mana yang benar Yesus atau Isa?hai orang – orang yang mempunyai akal dan pemikir jawablah pertanya2an ku untuk menemukan Tuhan yang sebenarnya…..
    salam

  23. saya agak dibingungkan pendapat seorang hamba Tuhan yang menyatakan bahwa Tabir bait Allah berbentuk tembok batu. Sementara saya bertahan dengan mengacu keluaran 26:31-33, beliau menuduh saya tidak tahu konteks dan saya dianggap bikin kekacauan. Tolonglah saya, siapaun yang menjumpai tulisan saya ini jawablah. maklumlah saya belum pernah ke Yerusalem sementara beliau ke Yerusalem. Terimakasih, Tuhan memberkati.

  24. tidakkah ada yang membantu saya atau selamnya saya akan tersesat?

  25. Havenu shalom Elohim !

  26. Kitab-kitab Perjanjian Lama ( Old Testaments ) yang diakui baik oleh Gereja Katolik maupun Gereja Protestan disebut Protokanonika ( protokanonika : kanon yang pertama).

    Kitab-kitab Perjanjian Lama ( Old Testaments ) yang diakui oleh Gereja Katolik tetapi tidak diakui oleh Gereja Protestan di tempatkan di bagian antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
    Bagian ini oleh Gereja Katolik disebut Deuterokanonika ( deuterokanonika: kanon yang kedua ), sedang oleh Gereja Protestan disebut Apokrip ( apokrip : buku-buku keagamaan yang baik untuk dibaca tetapi tidak diilhami Roh Kudus ). Protestan tidak pernah melarang jemaatnya membaca deutrokanonika.
    ——————————————————————————-

    Saudara / saudariku, tak perlu kita mempermasalahkan hal tersebut.
    Masalahnya adalah : apakah saudara-saudari membaca keseluruhan Alkitab ? atau hanya disimpan-simpan saja.

    Artinya, kita tidak patut memperdebatkannya bila kita sendiri tidak pernah membacanya.

  27. Maaf saya ada pertanyaan. Dalam 10 perintah Allah, Keluaran 20:8 tertulis ‘Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat’. Dalam Lukas 4 : 16 dituliskan bahwa “Ia (Yesus) datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab”. Mengapa kita orang Kristen beribadah pada hari Minggu.Tolong saya diberitahu ayatnya. Saya lihat di kamus Bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yaitu hari Sabat = Hari ketujuh = hari Sabtu, bukan hari Minggu. Mohon komentarnya.Syaloom.Tuhan memberkati.

  28. bagaimana sebenarnya terjadinya kitab Mazmur! saya masih bingung tentang hal itu!?
    harus mulai darimana penjelasannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: